MELAWI,Kalbar,jurnalkalbarnews.com
Pemerintah Kabupaten Melawi mengeluarkan imbauan kepada para pedagang atau pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite, agar menjaga harga jual tetap wajar dan tidak memberatkan masyarakat.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat, menyusul adanya keluhan terkait tingginya harga Pertalite di tingkat pengecer.
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, menekankan agar para pengecer tidak mengambil keuntungan secara berlebihan dengan menaikkan harga BBM subsidi di luar batas kewajaran.
Menurutnya, BBM subsidi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk membantu masyarakat. Karena itu, distribusi dan penjualan kembali di tingkat pengecer harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat serta ketentuan yang berlaku.
“Jangan sampai masyarakat semakin terbebani akibat harga BBM yang terlalu tinggi di tingkat pengecer. Kita mengimbau para pengecer untuk menjual dengan harga Het 15 ribu perliter adalah harga yang wajar,” tegas Bupati.
Pemerintah Kabupaten Melawi juga akan memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait, aparat penegak hukum, Pertamina serta pihak-pihak terkait lainnya untuk melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga BBM di lapangan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya praktik penimbunan, penyalahgunaan maupun permainan harga yang dapat mengganggu distribusi BBM subsidi kepada masyarakat.
Bupati meminta masyarakat yang menemukan adanya dugaan penjualan Pertalite dengan harga tidak wajar maupun praktik penyalahgunaan BBM subsidi agar dapat melaporkannya kepada pihak berwenang sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Pemkab Melawi berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga ketersediaan dan keterjangkauan BBM, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang membutuhkan kepastian harga.
“Pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak. Kita ingin BBM subsidi benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Upaya pengendalian harga BBM tersebut juga sejalan dengan langkah Pemkab Melawi dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.
(Sanawiyah)



