Blog  

Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Karhutla Digelar di Desa Senakin, Lintas Sektor Perkuat Sinergi Pencegahan

banner 728x250

Landak,Kalbar.jurnalkalbarnews.com

Polsek Sengah Temila ~Polres Landak ~ Polda Kalbar ~

Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor. Bertempat di Kantor Desa Senakin, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Kamis (3/9/2026), telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla Desa Senakin.

 

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta membangun komitmen bersama dalam mencegah dan menangani potensi Karhutla, khususnya di wilayah Desa Senakin.

 

Rapat koordinasi ini dihadiri Anggota DPRD Landak Komisi IV Ropina Herduanti, S.H., Camat Sengah Temila Simon Mamuraja, S.E., Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., perwakilan Danramil Sengah Temila melalui Babinsa, Kepala Desa Senakin Marius, Ketua BPD Senakin Libertus, Kepala Puskesmas Senakin dr. Felly Novela, Bhabinkamtibmas Desa Senakin Aipda Maryono, perangkat desa, anggota BPD, Ketua dan Anggota Relawan Pemadam Kebakaran Firefighter Mandiri, Ketua dan Anggota Redamkar 004, serta tokoh masyarakat Desa Senakin.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Senakin Marius menyampaikan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla. Pemerintah desa terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan, pemantauan kondisi lingkungan, serta pelaporan secara cepat apabila ditemukan titik api atau indikasi kebakaran.

 

Sementara itu, Ketua BPD Senakin Libertus menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan desa. Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama serta komunikasi yang baik antara pemerintah desa, masyarakat, dan unsur terkait.

 

Camat Sengah Temila Simon Mamuraja, S.E., menyampaikan bahwa kesiapsiagaan Karhutla harus dibangun melalui koordinasi yang terencana dan berkelanjutan. Pemerintah kecamatan mendorong seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat peran relawan, serta memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.

 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., mengatakan bahwa penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat.

 

Kapolsek menegaskan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

 

Lanjut Kapolsek menambahkan, kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tetapi harus dipersiapkan sejak dini melalui pemetaan wilayah rawan, peningkatan patroli, kesiapan peralatan, serta penguatan komunikasi dan koordinasi antarunsur di lapangan.

 

Perwakilan Danramil Sengah Temila melalui Babinsa menyampaikan bahwa TNI siap mendukung upaya pencegahan dan penanganan Karhutla bersama pemerintah desa, kepolisian, relawan, dan masyarakat. Kesiapan personel serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana tersebut.

 

Dari sisi kesehatan, Kepala Puskesmas Senakin dr. Felly Novela menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak asap Karhutla bagi kesehatan masyarakat. Edukasi mengenai bahaya asap, upaya menjaga kesehatan, serta penanganan terhadap masyarakat yang terdampak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kesiapsiagaan Karhutla.

 

Anggota DPRD Landak Komisi IV Ropina Herduanti, S.H., menyampaikan bahwa upaya pencegahan Karhutla memerlukan dukungan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, aparat keamanan, relawan, dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat sinergi agar penanganan Karhutla berjalan efektif serta memberikan perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat.

 

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat peran Relawan Pemadam Kebakaran Firefighter Mandiri dan Redamkar 004 sebagai bagian penting dalam kesiapsiagaan di tingkat desa. Keberadaan relawan diharapkan mampu mendukung respons awal terhadap potensi kebakaran serta membantu mempercepat penanganan apabila terjadi Karhutla.

 

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan semakin meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, dan membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Dengan sinergi yang solid dan kesiapan yang baik, potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Senakin diharapkan dapat diminimalkan.

(Sanawiyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250