Blog  

Satresnarkoba Polres Sekadau Ajak Pelajar SMPN 5 Katakan Tidak pada Narkoba

banner 728x250

 

 

 

SEKADAU,Kalbar .jurnalkalbarnews com

Puluhan siswa SMP Negeri 5 Sekadau Hilir serentak mengangkat telapak tangan sebagai simbol komitmen menolak penyalahgunaan narkoba. Momen itu menjadi penutup penyuluhan yang digelar Satresnarkoba Polres Sekadau dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026).

 

Kegiatan tersebut menghadirkan Kaurbinops Satresnarkoba Polres Sekadau IPDA Andri Dwianto sebagai narasumber. Ia didampingi Ps Kanit Kamsel Satlantas Polres Sekadau AIPDA Yuni Iswandi bersama personel Satresnarkoba saat memberikan edukasi kepada para peserta didik.

 

IPDA Andri mengatakan, penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman serius bagi generasi muda. Karena itu, edukasi sejak masa MPLS dinilai penting agar pelajar memahami risiko penyalahgunaan narkotika sekaligus memiliki keberanian untuk menolaknya.

 

“Kami ingin para pelajar memahami bahwa narkoba tidak pernah memberikan manfaat. Justru sebaliknya, narkoba dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, dan berujung pada persoalan hukum. Pencegahan harus dimulai dari pengetahuan dan kesadaran sejak dini,” kata Andri.

 

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa dibekali pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika, faktor penyebab penyalahgunaan, dampak yang ditimbulkan, hingga ketentuan pidana yang mengatur tindak pidana narkotika. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab.

 

Andri juga mengajak para pelajar untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui atau menemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 sebagai saluran pengaduan cepat yang dapat diakses tanpa dipungut biaya apabila membutuhkan kehadiran polisi.

 

Di akhir kegiatan, seluruh peserta bersama guru dan personel Polres Sekadau mengangkat telapak tangan sebagai simbol komitmen bersama untuk mengatakan tidak pada narkoba.

 

“Kami berharap komitmen ini tidak hanya menjadi seremonial. Jadikan ini sebagai tekad untuk menjaga diri, menjauhi narkoba, serta berani melapor apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba,” pungkas Andri.

Sanawiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250