Blog  

Polres Sekadau Angkat Kisah Penanganan TKP dalam Film Pendek “Di Balik Garis Polisi”

banner 728x250

 

 

 

SEKADAU,Kalbar.jurnalkalbarnews.com

Polres Sekadau mengangkat kisah penanganan tempat kejadian perkara (TKP) dalam film pendek berjudul Di Balik Garis Polisi yang dirilis dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Film berdurasi 6 menit 44 detik tersebut menampilkan proses penanganan laporan masyarakat secara terpadu, mulai dari layanan darurat 110 hingga olah TKP yang dilakukan Unit Identifikasi (Inafis).

 

Film yang telah tayang di kanal YouTube Humas Polres Sekadau sejak 20 Juni 2026 itu mengisahkan respons kepolisian terhadap laporan penemuan mayat di area perkebunan jagung. Alur cerita dibangun berdasarkan tahapan penanganan yang dilakukan sesuai prosedur, mulai dari penerimaan laporan, koordinasi lintas fungsi, pengamanan lokasi, pengumpulan informasi awal, identifikasi barang bukti hingga proses evakuasi korban.

 

Tautan video:

[https://www.youtube.com/watch?v=LRH4sjh51Zo&t=18s]

 

Melalui film tersebut, Polres Sekadau berupaya memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai proses penanganan suatu peristiwa yang melibatkan berbagai fungsi kepolisian. Personel SPKT, Samapta, Intelkam, Satlantas, Sidokkes, Satreskrim hingga Unit Inafis ditampilkan menjalankan tugas sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing dalam satu rangkaian penanganan kejadian.

 

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Plt Kasi Humas IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, film pendek tersebut merupakan bagian dari lomba konten kreatif Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai tugas-tugas kepolisian di lapangan.

 

“Film ini mengangkat proses penanganan tempat kejadian perkara yang melibatkan berbagai fungsi kepolisian. Melalui karya ini kami ingin menunjukkan bahwa setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara cepat, profesional dan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar IPDA Iwan, Rabu (24/6/2026).

 

Menurutnya, penanganan suatu kejadian tidak hanya bergantung pada satu fungsi, melainkan membutuhkan koordinasi dan sinergi yang baik antar satuan kerja. Hal tersebut menjadi pesan utama yang ingin disampaikan melalui film Di Balik Garis Polisi.

 

Dalam sejumlah adegan, film tersebut menampilkan proses pengamanan TKP oleh personel Samapta, pengumpulan informasi awal oleh Intelkam, pengaturan akses dan mobilitas petugas oleh Satlantas, pemeriksaan medis oleh Sidokkes, hingga olah TKP yang dilakukan Satreskrim bersama Unit Inafis menggunakan berbagai peralatan identifikasi.

 

Selain menampilkan aspek teknis penanganan TKP, film tersebut juga menonjolkan nilai profesionalisme, kesiapsiagaan dan kerja sama antar fungsi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh proses dikemas secara sinematik sehingga mudah dipahami oleh masyarakat umum.

 

IPDA Iwan menambahkan, film pendek tersebut diproduksi secara mandiri oleh personel Polres Sekadau dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia. Selain menjadi ajang kreativitas anggota, karya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses kerja kepolisian dalam menangani suatu kejadian.

 

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami berharap film ini dapat menjadi media edukasi yang memberikan gambaran kepada masyarakat tentang pentingnya sinergi, profesionalisme dan ketelitian dalam setiap penanganan peristiwa yang dilakukan oleh Polri,” pungkasnya.

 

Film pendek Di Balik Garis Polisi dapat disaksikan melalui kanal YouTube Humas Polres Sekadau dan menjadi salah satu karya kreatif yang dipersembahkan untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Sanawiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250