Blog  

Penanganan Karhutla Di Nanga Tayap, Polres Ketapang Gunakan X-FIRE untuk Padamkan Api

banner 728x250

KETAPANG,Kalbar.jurnalkalbarnews.com

Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polres Ketapang, petugas melaksanakan pemadaman kebakaran di lokasi kebun milik Abdul Haris, Dusun Riam Batu, Desa Kayong Utara, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, dengan memanfaatkan cairan X-FIRE sebagai salah satu inovasi dalam penanganan Karhutla, Kamis, (24/09/2026).

 

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan penggunaan X-FIRE menjadi salah satu upaya untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api kembali menjalar. “Kami terus melakukan berbagai upaya dalam penanganan Karhutla, termasuk memanfaatkan cairan X-FIRE untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan. Yang paling penting adalah memastikan api benar-benar padam serta mencegah munculnya titik api baru,” ujar Kapolres.

 

Kebakaran terjadi setelah api merambat dari kawasan hutan yang berbatasan dengan kebun milik Abdul Haris. Api kemudian membakar sebagian tanaman kelapa sawit di area tersebut. Lahan yang terdampak diperkirakan seluas kurang lebih 1 hektare dengan kondisi tanah berupa mineral.

 

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan sebanyak lima jerigen cairan X-FIRE yang dicampurkan dengan sekitar 1.000 liter air. Penggunaan campuran tersebut dilakukan untuk membantu pemadaman sekaligus pendinginan pada area yang terbakar sehingga potensi api kembali menyala dapat diminimalkan.

 

Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan bersama, baik dari aparat maupun masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan dan penanganan sejak dini sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegasnya.

 

Saat ini api di lokasi kebun tersebut telah berhasil dipadamkan. Masyarakat bersama petugas juga masih melakukan pemantauan dan pendinginan di sekitar area yang terbakar guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah bersama dalam mencegah meluasnya Karhutla di wilayah Kecamatan Nanga Tayap.

 

(Sanawiyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250