SEKADAU,Kalbar.jurnalkalbarnews.com
Polres Sekadau melalui Satbinmas dan Satlantas menyambangi SMK Karya Sekadau di Jalan Merdeka Selatan, Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (19/1/2026), untuk memberikan edukasi sekaligus menanamkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut dihadiri KBO Satbinmas Polres Sekadau IPDA Firmanysah dan Kanit Turjagwali Satlantas Polres Sekadau IPDA Alexander Aldo. Kedatangan personel Polres Sekadau disambut Kepala Sekolah SMK Karya Sekadau Alan, bersama jajaran dewan guru.
Dalam kegiatan itu, IPDA Aldo menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesadaran pelajar, termasuk dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas. Menurutnya, pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terlibat pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas apabila tidak dibekali pemahaman sejak dini.
“Sekolah kami harapkan aktif memberikan edukasi kepada siswa tentang keselamatan berlalu lintas, termasuk disiplin saat berkendara di jalan. Ini penting agar tertib berlalu lintas menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban,” ujar IPDA Aldo.
Selain itu, ia mengimbau pihak sekolah agar melarang pelajar menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong. Penggunaan knalpot sesuai spesifikasi pabrikan dinilai sebagai bagian dari sikap tertib berlalu lintas, sekaligus untuk menjaga keselamatan pengendara dan kenyamanan masyarakat.
Himbauan serupa disampaikan KBO Satbinmas Polres Sekadau IPDA Firmanysah. Ia menuturkan bahwa pembinaan dan edukasi kepada pelajar merupakan langkah preventif Polri dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah, sehingga mampu menekan potensi pelanggaran di kemudian hari.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, kegiatan edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Sekadau dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Sekadau.
“Pendekatan edukatif di sekolah adalah investasi jangka panjang. Dengan dukungan guru dan lingkungan keluarga, pesan keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat dipahami, diterapkan, dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari pelajar,” ujar AKP Triyono.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan orang tua sangat dibutuhkan untuk membentuk generasi muda yang patuh aturan, disiplin berkendara, serta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Sekadau.
Sanawiyah















