Melawi – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Melawi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 22 hingga 23 Oktober 2025, bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi.
Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TP PKK terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui pelayanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Ketua TP PKK Kabupaten Melawi, Raisyah Sarbina Dadi, dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini terbuka bagi seluruh warga Kabupaten Melawi tanpa terkecuali. Warga cukup membawa Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau KTP untuk mendapatkan pelayanan dari tim medis yang telah disiapkan.
“Kegiatan ini kami gelar sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian PKK kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat Melawi bisa menjaga kesehatannya dengan baik. Cukup datang membawa KTP, semua bisa mendapatkan layanan gratis,” ujar Raisyah di sela-sela kegiatan, Rabu (22/10/2025).
Menurut Raisyah, kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan HKG PKK yang setiap tahunnya menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan peran PKK dalam mendukung pembangunan manusia di daerah.
PKK tidak hanya berbicara tentang pemberdayaan keluarga, tapi juga tentang bagaimana keluarga menjadi pondasi dalam menjaga kesehatan masyarakat. Karena keluarga yang sehat akan melahirkan masyarakat yang produktif,” tambahnya.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak pagi, warga datang area Pendopo Bupati Melawi untuk mendapatkan pelayanan. Para kader PKK turut aktif membantu proses registrasi dan pendampingan warga yang datang.
Salah satu warga, Siti Aminah, mengaku senang dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan karena faktor ekonomi.
“Saya sangat berterima kasih kepada ibu-ibu PKK. telah memberikan pelayanan kesehatan gratis. Pelayanannya juga cepat dan ramah,” tuturnya sambil tersenyum.















