SEKADAU,Kalbar.jurnalkalbarnews.com
Polres Sekadau menggelar kegiatan Wisata Edukasi Polisi Sahabat Anak pada Jumat (13/2/2026) pukul 07.30 WIB. Sebanyak 59 siswa TK Bhayangkari Sekadau mengikuti kegiatan yang dikemas secara edukatif, komunikatif, dan interaktif.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Sekadau hadir mengenakan kostum badut Polisi Presisi sebagai sarana pendekatan yang ramah anak. Kehadiran polisi berpakaian badut itu menarik perhatian peserta dan menciptakan suasana belajar yang santai namun tetap terarah.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sekadau Ny. Esty Andhika beserta Wakil Ketua dan pengurus, Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Sekadau AIPDA Yuni Iswandi, personel Polwan, personel Samapta, serta dewan guru dan staf TK Bhayangkari Sekadau.
Dalam sambutannya, AIPDA Yuni mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan sebagai bentuk pendekatan Polres Sekadau kepada anak-anak usia dini.
“Melalui kegiatan wisata edukasi yang rutin dilaksanakan ini, anak-anak diperkenalkan bahwa polisi merupakan sahabat anak dan bukan sosok yang menakutkan,” ujar AIPDA Yuni.
Edukasi lalu lintas kemudian diberikan menggunakan alat peraga rambu-rambu agar materi lebih mudah dipahami. Anak-anak dikenalkan pada makna rambu dasar serta pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Kegiatan dilanjutkan dengan wisata keliling Kota Sekadau sebagai bagian dari pengenalan lingkungan sekaligus memperkenalkan TK Bhayangkari kepada masyarakat.
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, program Wisata Edukasi merupakan bagian dari upaya Polres Sekadau dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sejak usia dini.
“Melalui pendekatan edukatif dan humanis dalam program Wisata Edukasi, diharapkan tumbuh rasa percaya serta kesadaran hukum dan keselamatan berlalu lintas pada anak-anak,” jelas AKP Triyono.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar berperan aktif mendampingi dan memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya disiplin serta keselamatan berlalu lintas.
“Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan anak. Edukasi dari kepolisian perlu didukung dengan pembiasaan di lingkungan keluarga agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tertib dan sadar hukum,” tutupnya.
Sanawiyah















