Daerah  

Pasangan Romantis di Kejurda Panahan 2025

banner 728x250

Melawi – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panahan Kalimantan Barat Tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Melawi pada 17–23 Desember 2025 tidak hanya menyuguhkan persaingan ketat antar-atlet dari berbagai kabupaten/kota, tetapi juga menghadirkan kisah inspiratif dan romantis dari arena pertandingan. Ketua PERPANI Melawi, Widya Rima, bersama sang istri berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan sama-sama meraih medali perak pada nomor Barebow.

Kejurda Panahan Kalbar 2025 yang dipusatkan di Lapangan Panahan Perpani Melawi, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Ajang ini menjadi salah satu kejuaraan paling bergengsi di tingkat provinsi sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Di tengah ketatnya persaingan, perhatian publik tertuju pada pasangan suami istri yang turun berlaga di nomor yang sama. Widya Rima dan istrinya dikenal memiliki hobi dan kecintaan yang sama terhadap olahraga panahan. Keduanya tampil penuh semangat dan konsistensi sejak babak penyisihan hingga partai final nomor Barebow.

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Widya Rima harus mengakui keunggulan lawannya dan finis di posisi kedua, sehingga berhak atas medali perak. Hasil serupa juga diraih sang istri yang tampil impresif sepanjang pertandingan dan sukses mempersembahkan medali perak bagi kontingen Melawi. Prestasi ini pun disambut antusias oleh penonton dan para atlet lain yang hadir di arena.

Widya Rima mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Menurutnya, Kejurda Panahan Kalbar 2025 bukan hanya soal mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar-atlet serta memupuk semangat sportivitas. Ia juga mengaku bangga dapat bertanding bersama pasangan hidupnya dalam satu kejuaraan resmi.

Ini pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Bisa bertanding bersama istri di ajang sebesar Kejurda Panahan Kalbar tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Hasil medali perak ini kami syukuri dan jadikan motivasi untuk terus berlatih dan berkembang,” ujar Widya Rima, Senin 22 Desember 2025.

Ia menambahkan, dukungan keluarga memiliki peran penting dalam perjalanan seorang atlet. Kesamaan hobi di bidang panahan membuat keduanya saling memotivasi, baik dalam latihan maupun saat bertanding. Menurutnya, hal tersebut menjadi kekuatan tersendiri yang membantu menjaga fokus dan mental di lapangan.

Selain kisah romantis tersebut, Kejurda Panahan Kalbar 2025 juga memberikan dampak positif bagi daerah tuan rumah. Event ini turut menggerakkan perekonomian lokal, mulai dari sektor penginapan, kuliner, hingga usaha mikro masyarakat sekitar lokasi pertandingan.

Dengan berakhirnya Kejurda Panahan Kalbar 2025, Widya Rima berharap prestasi yang diraih, baik oleh dirinya, sang istri, maupun atlet-atlet Melawi lainnya, dapat menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan kualitas pembinaan panahan di daerah. Ia juga menegaskan komitmen PERPANI Melawi untuk terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Kisah pasangan romantis di arena panahan ini pun menjadi warna tersendiri dalam Kejurda Panahan Kalbar 2025, membuktikan bahwa olahraga tidak hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang kebersamaan, dukungan, dan semangat untuk tumbuh bersama

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250