BMKG Peringatkan Potensi Pasang Laut 7–9 Desember
Mempawah. kalbar,Junalkalbarnews.com
Banjir rob kembali menerjang kawasan pesisir Kabupaten Mempawah pada Senin (8/12) pagi. Genangan air setinggi 30–60 sentimeter membuat arus lalu lintas di sepanjang Jalan Peniti tersendat parah, bahkan menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga lebih dari satu kilometer. Banyak pengendara sepeda motor mengalami mogok mendadak saat melintasi genangan air.
Pantauan wartawan Jurnalkalbarnews.com menunjukkan warga dan relawan turun tangan membantu mendorong sepeda motor yang terjebak banjir rob. Sejumlah pengendara tampak menepi untuk memperbaiki busi serta mengeringkan mesin motor yang kemasukan air.
Salah seorang pengendara roda dua, Iwan (46), menceritakan motornya mogok saat melintasi kawasan Segedong. “Motor saya mogok di daerah Segedong karena banjir cukup dalam. Akhirnya saya naikkan motor ke bus arah Pontianak,” ujarnya.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah, banjir rob kali ini dipicu oleh pasang maksimum yang terjadi sejak dini hari. Kondisi tersebut diperparah oleh hujan berintensitas sedang yang mengguyur wilayah pesisir. Petugas BPBD telah dikerahkan untuk membantu pengaturan lalu lintas serta memasang rambu peringatan di titik-titik genangan terparah.
BPBD juga meminta warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan kawasan pesisir untuk tetap waspada, mengingat potensi rob masih dapat berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pengendara diimbau menghindari jalur yang tergenang dan menggunakan rute alternatif hingga situasi kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Namun, aktivitas masyarakat serta distribusi barang di wilayah pesisir sempat terganggu akibat banjir rob yang melanda.
Penulis : Wandi















