Blog  

Walikota Pontianak,Ajak Pengurus PKB Berkolaborasi Dukung Pembangunan Pemerintah 

banner 728x250

PONTIANAK,Kalbar.jurnalkalbarnews.com

Wali Kota Pontianak, Ir. Edi Rusdi Kamtono, ST., MT., mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan unsur legislatif dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak, Sabtu (31/10/2026)

 

Ajakan tersebut disampaikan Edi Kamtono saat menghadiri acara pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Pontianak. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus DPW, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ketua DPRD Kota Pontianak, pimpinan partai politik, serta sejumlah tokoh masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Edi mengatakan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk partai politik dan lembaga legislatif.

 

Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan sekaligus mewujudkan pembangunan yang lebih optimal.

 

“Pemerintah Kota Pontianak bersama jajaran legislatif harus terus membangun komunikasi dan kolaborasi. Saat ini berbagai tantangan dan persoalan memang kita hadapi, tetapi melalui kerja sama yang baik, saya optimistis berbagai permasalahan di lapangan dapat dicarikan solusinya,” ungkapnya.

 

Hadapi Persoalan Lingkungan dan Perubahan Cuaca

 

Edi juga menjelaskan sejumlah tantangan yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Pontianak, khususnya berkaitan dengan perubahan iklim dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

 

Saat musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino, Pontianak menghadapi risiko kebakaran lahan serta persoalan ketersediaan air baku. Sementara pada musim penghujan, beberapa kawasan masih berpotensi mengalami genangan.

 

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah terus melakukan pembenahan infrastruktur pengendalian air, di antaranya melalui normalisasi saluran drainase dan optimalisasi operasional rumah pompa agar genangan dapat lebih cepat surut.

 

Dorong Pembenahan Transportasi dan Infrastruktur

 

Di sektor transportasi, Edi menilai penataan lalu lintas perkotaan masih menjadi pekerjaan penting. Salah satu persoalan yang perlu ditangani adalah bercampurnya kendaraan berat, truk kontainer, serta kendaraan dengan muatan dan dimensi berlebih atau ODOL dengan kendaraan masyarakat.

 

Kondisi tersebut dinilai berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas sekaligus mempercepat kerusakan sejumlah ruas jalan.

 

Karena itu, Pemkot Pontianak terus mendorong koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur strategis, seperti Jembatan Kapuas III, jalur outer ring road, serta penataan distribusi kontainer melalui kawasan Pelabuhan Kijing.

 

Selain pembangunan infrastruktur, pengembangan layanan bus Trans Pontianak juga diharapkan menjadi alternatif transportasi umum yang dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya.

 

Pembangunan SPALD-T Tingkatkan Kualitas Sanitasi

 

Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa Kota Pontianak juga tengah menjalankan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T).

 

Program yang merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya di kawasan Nipah Kuning dan Mantang Inur.

 

Melalui pembangunan sistem sanitasi yang lebih baik, pemerintah berharap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat dapat semakin meningkat.

 

Pengurus PKB Diminta Aktif Menyerap Aspirasi Masyarakat

 

Pada kesempatan itu, Edi juga menyampaikan harapannya kepada jajaran pengurus DPC PKB Kota Pontianak yang baru dikukuhkan agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta lebih aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat.

 

Ia mendorong para pengurus partai untuk tidak hanya menjalankan aktivitas organisasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat guna mengetahui berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga.

 

Termasuk ikut mengawal program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat, salah satunya program Sekolah Rakyat yang memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

 

“Partai politik memiliki peran penting dalam memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Saya berharap pengurus PKB bisa lebih sering turun ke lapangan, mendengarkan aspirasi warga, serta bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” tuturnya.

 

Pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Pontianak tersebut diharapkan menjadi awal penguatan peran organisasi dalam membangun komunikasi politik, memperjuangkan aspirasi masyarakat, serta meningkatkan kontribusi bagi kemajuan Kota Pontianak.

 

(Sanawiyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250