MELAWI,Kalbar.jurnalkalbarnews.com
Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, turun langsung meninjau lokasi pascakebakaran yang menghanguskan sekitar 56 rumah toko (ruko) di Jalan Merak, Dusun Niaga Raya, Desa Tanjung Niaga, Kabupaten Melawi, Kamis (29/10/2026) pukul 14.17 WIB.
Kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (28/10/2026),sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan ruko terbakar dan menimbulkan dampak bagi masyarakat di kawasan tersebut.
Dalam peninjauan itu,Bupati Melawi bersama forkopimda didampingi camat nanga pinoh,Kepala Desa Tanjung Niaga untuk melihat secara langsung kondisi lokasi kebakaran serta keadaan masyarakat yang terdampak musibah.
Pada kesempatan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Melawi turut menyalurkan bantuan berupa beras sebanyak 3 ton untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan para korban kebakaran.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Diharapkan bantuan beras itu dapat meringankan beban warga terdampak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran.

Selain penyaluran bantuan,Bupati Melawi H. Dadi Sunarya usfa yursa juga mengimbau seluruh korban kebakaran agar memperhatikan kondisi kesehatan mereka setelah peristiwa tersebut.
“Ia meminta warga yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan untuk mendatangi puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD) melawi,Bupati juga menyampaikan bahwa biaya pengobatan bagi para korban kebakaran akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Melawi”, ucapnya.
Dengan demikian, warga yang terdampak diharapkan dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa perlu khawatir mengenai biaya pengobatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat secara langsung dampak kebakaran sekaligus memastikan masyarakat terdampak memperoleh perhatian dan bantuan.
Pemerintah Kabupaten Melawi bersama Dinas Sosial dan pemerintah desa diharapkan terus berkoordinasi dalam penanganan pascakebakaran, baik melalui bantuan kebutuhan pokok maupun pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak.
(Sopian koto)



