Blog  

Patroli Humanis Polsek Sungai Tebelian, Warga Diajak Bersama Cegah Karhutla

banner 728x250

Sintang,Kalbar.jurnalkalbarnews.com

Polsek Sungai Tebelian~ Polres Sintang ~Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya dihadapi ketika api sudah berkobar. Langkah pencegahan justru terus dilakukan jajaran Polsek Sungai Tebelian dengan turun langsung ke tengah masyarakat, menyambangi warga saat patroli siang sekaligus menyampaikan imbauan agar bersama-sama mencegah munculnya titik api.

 

Momen tersebut terlihat dalam kegiatan patroli personel Polsek Sungai Tebelian pada Jumat (11/9/2026). Saat menjumpai warga di sepanjang rute patroli, petugas tidak melewatkan kesempatan untuk berdialog dan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

 

Dengan pendekatan humanis, polisi mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

 

Tak hanya soal api, petugas turut mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kabut asap. Kondisi tersebut dapat mengganggu kesehatan sekaligus mengurangi jarak pandang, sehingga masyarakat diminta tetap waspada dan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas.

 

Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Sungai Tebelian Ipda Aprianus Sabari Tampe, S.H., secara terpisah menegaskan bahwa patroli merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menjaga keamanan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

 

“Patroli bukan hanya untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan edukasi dan mengajak warga bersama-sama mencegah Karhutla,” kata Kapolsek.

 

Lanjut Kapolsek menambahkan, pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian seluruh pihak. Menurutnya, sekecil apa pun informasi mengenai potensi kebakaran harus segera disampaikan agar dapat ditangani sedini mungkin.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan penanganan. Jangan sampai api yang awalnya kecil kemudian meluas dan menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada apabila kondisi kabut asap terjadi. Masyarakat diharapkan memperhatikan kondisi udara, menjaga kesehatan, serta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara mulai terganggu.

(Sanawiyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250