Blog  

Api Membara di Malam Hari, Kapolres Ketapang Bersama Pejabat Utama Turun Langsung Padamkan Karhutla di Pelang

banner 728x250

KETAPANG,Kalbar.jurnalkalbarnews.com

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Polres Ketapang bersama unsur TNI, BPBD, Brimob dan Basarnas. Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., bersama sejumlah pejabat utama turun langsung ke lokasi Karhutla di kawasan Km 6 Jalan Pelang, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, untuk memimpin proses pemadaman dan pembasahan, Rabu (2/9/2026) malam hari.

 

Lokasi kebakaran tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah penampakan kobaran api yang terlihat sangat membara pada malam hari di atas permukaan lahan, khususnya kawasan yang diduga merupakan lahan gambut, sempat diposting dan beredar di media sosial. Menindaklanjuti informasi serta kondisi tersebut, Kapolres Ketapang bersama jajaran langsung bergerak menuju lokasi pada saat itu juga untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengambil langkah cepat dalam penanganan dan pemadaman Karhutla.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ketapang didampingi Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin, S.I.K., M.H. beserta Kabag Ops Dan Kapolsek Matan Hilir Selatan juga melibatkan personel gabungan yang terdiri dari 4 personel Polres Ketapang, 4 personel Polsek Matan Hilir Selatan, 2 personel Brimob, 4 personel TNI AD/Babinsa, 5 personel BPBD dan 2 personel Basarnas.

 

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare. Petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus pembasahan pada area yang terbakar guna memastikan bara api di dalam tanah, khususnya pada lahan gambut dan semak belukar, benar-benar padam serta mencegah munculnya kembali titik api.

 

Proses pemadaman dilakukan menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya dua unit mesin pompa air Honda 2 HP lengkap dengan selang dan nosel serta satu unit mesin pompa air Robin. Petugas juga menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua untuk mendukung mobilitas personel menuju lokasi yang berada sekitar 100 hingga 200 meter dari jalan poros dan cukup jauh dari sumber air.

 

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris bersama personel gabungan terlihat turun langsung melakukan penyemprotan dan pembasahan di area yang terbakar. Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena dapat mempercepat penjalaran api, sementara karakteristik lahan gambut juga membuat bara api berpotensi tetap menyala di bawah permukaan tanah.

 

Setelah dilakukan pemadaman dan pembasahan secara menyeluruh, kondisi api di lokasi saat ini telah berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas tetap mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api, sementara penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan oleh Unit Intelkam Polres Ketapang bersama Polsek Matan Hilir Selatan.

 

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama dalam kondisi cuaca panas dan angin kencang, karena dapat menyebabkan api dengan cepat meluas serta membahayakan lingkungan dan pengguna jalan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

 

Selain itu, masyarakat yang melintasi kawasan Jalan Pelang diimbau untuk tetap berhati-hati terhadap potensi kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang. Pengguna jalan disarankan menggunakan masker serta mengurangi kecepatan kendaraan apabila kondisi jarak pandang mulai terganggu akibat asap Karhutla.

(Sanawiyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250