Blog  

Semangat Persatuan Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ketapang Gelar Doa Bersama Lintas Agama

banner 728x250

 

 

KETAPANG,Kalbar.jurnalkalbarnews.com

Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Ketapang menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung dengan penuh khidmat di Aula Polres Ketapang. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat persatuan, memperkokoh toleransi antarumat beragama, sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan bagi bangsa, daerah, serta institusi Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat (30/06/2026).

 

Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., mewakili Bupati Ketapang Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Heryandi, M.Si., Perwakilan Lanal Ketapang Kapten Laut (T) Ricardin Rafsanjani, S.Tr., Han. selaku Pasi Intel, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ketapang M. Nur Suryadi, S.H., M.H., Perwakilan Dandim 1203/Ketapang Kapten Inf M. Aris selaku Pasi Pers, Ketua MUI Ketapang KH. Drs. Moh. Faisol Maksum, Ketua PCNU Ketapang KH. Abdullah Alfakir, perwakilan Keuskupan Ketapang RM. Sutadi, Ketua Persatuan Gereja-Gereja Kristen Ketapang (PGKK) Pdt. Yance, perwakilan Permabudhi Ketapang Martidep, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Ketapang Nyoman Subamia, Ketua Majelis Agama Konghucu Ketapang Kwe Weng Kheng, serta jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, personel Polri, dan tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR. menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, keberagaman agama dan budaya yang dimiliki Kabupaten Ketapang merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan.

 

“Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi Polri untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat merupakan fondasi utama terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Polri senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, kesehatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Sementara itu, sambutan Bupati Ketapang yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Heryandi, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada Polres Ketapang atas terselenggaranya kegiatan yang sarat akan nilai persatuan tersebut. Pemerintah Kabupaten Ketapang menilai doa bersama lintas agama merupakan simbol kuat bahwa keberagaman merupakan modal utama dalam membangun daerah yang harmonis dan sejahtera.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polres Ketapang. Semoga Polri semakin profesional, modern, terpercaya, serta semakin dicintai masyarakat. Kami berharap sinergi yang selama ini telah terjalin antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat dapat terus diperkuat demi menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta mewujudkan Kabupaten Ketapang yang aman, damai, dan maju,” ungkapnya.

 

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa secara bergantian yang dipimpin oleh para pemuka agama Islam, Katolik, Kristen Protestan, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Setiap doa dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan sebagai bentuk harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, Kabupaten Ketapang tetap aman dan kondusif, serta Polri semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Melalui kegiatan Doa Bersama Lintas Agama ini, Polres Ketapang menegaskan komitmennya untuk terus mempererat tali silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku. Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi energi positif dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan persatuan menuju Indonesia yang semakin maju, khususnya di Kabupaten Ketapang.

Sanawiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250