SEKADAU,Kalbar.jurnalkalbarnews.com
Ps. Kanit Kamsel Satlantas Polres Sekadau AIPDA Yuni Iswandi mengingatkan masyarakat agar tidak hanya fokus pada penggunaan helm saat berkendara, tetapi juga memperhatikan kondisi diri, khususnya tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol.
Hal itu disampaikannya saat kegiatan penerangan keliling (penling) yang digelar Satlantas Polres Sekadau di sejumlah titik jalan raya, Jumat (27/2/2026) pagi, bertepatan dengan jam berangkat sekolah dan aktivitas masyarakat di bulan Ramadan.
Menurut Yuni, helm berstandar SNI merupakan pelindung utama bagi pengendara sepeda motor dan wajib digunakan setiap saat.
“Helm itu pelindung kepala. Jangan dipakai hanya karena takut ditilang, tapi karena memang untuk keselamatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, risiko kecelakaan meningkat ketika pengemudi berada dalam pengaruh minuman keras atau alkohol karena dapat mengganggu konsentrasi dan memperlambat respons di jalan.
Dalam sosialisasi tersebut, Yuni juga menyampaikan ketentuan Pasal 283 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pengemudi yang berkendara secara tidak wajar atau dalam kondisi yang mengganggu konsentrasi dapat dipidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp750 ribu.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh miras tidak mendapat jaminan dari Jasa Raharja.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya turut membagikan brosur keselamatan berlalu lintas, pamflet Millennial Road Safety to Zero Accident, serta stiker imbauan Kamseltibcarlantas kepada pengendara.
“Keselamatan itu tanggung jawab bersama. Jangan pertaruhkan nyawa hanya karena lalai atau memaksakan diri berkendara dalam kondisi tidak layak,” tegasnya.
Sanawiyah















