Melawi – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Melawi melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi dalam menjamin penyelengaraan pemilihan umum di luar tahapan yang aman, tertib dan beringritas di kabupaten melawi, Senin (16/2/2026).
Kegiatan Tersebut diselenggarakan di Warung Kopi Aba Kopi Tiam Nanga Pinoh, kegiatan dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Melawi, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dan alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif Bawaslu Kabupaten Melawi.
Konsolidasi ini bertujuan mewujudkan Rencana Strategis Badan Pengawas Pemilihan Umum Tahun 2025-2029 yang pada pokoknya merumuskan visi Bawaslu “Kolaborasi Memperkokoh Demokrasi Substansial melalui Pengawasan Pemilu yang Berintegritas dalam rangka Mewujudkan Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas” dan salah satu misi Bawaslu ”Memperkuat kemitraan Pengawasan Pemilu dengan masyarakat sipil dan pemangku kepentingan dalam menghadirkan Pemilu yang partisipatif, jujur dan adil”.
Ketua Bawaslu Kabupaten Melawi, Johani, dalam sambutannya menyampaikan agar Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dan alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif kabupaten Melawi agar dapat mendeteksi isu-isu negatif dan mencegah terjadi hal-hal negatif khsusnya yang berkaitan dengan pemilu dan pemilihan serta dapat menjadi mitra bawaslu dalam pengawasan.
“Teman-teman Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dan alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif dapat berpasipasi untuk dapat mendeteksi isu-isu negatif, mencegah terjadinya hal-hal negatif khususnya yang berkaitan dengan Pemilu dan Pemilihan serta dapat membantu dan bekerjasa dengan Bawaslu dalam hal pengawasan,” ujarnya”.
Johani menambahkan, Bawaslu bersama mitra kerja untuk selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal demokrasi bangsa, khususnya di Kabupaten Melawi, dengan kerjasama dengan semua pihak kedepannya dapat mencegah terjadinya pelanggaran pemilu dan pemilihan yang diselenggarakan, ujarnya.
“Bawaslu dapat hadir bersama para mitra kerja untuk selalu menjadi garda terdepan dalam mengawal demokrasi bangsa, khususnya di Kabupaten Melawi ini. Dengan bantuan dan kerjasama dari semua pihak semoga ke depannya kita semua dapat mencegah terjadinya pelanggaran pemilu dan pemilihan yang ada,” ucapnya.
Cici Marlina, Perwakilan Peserta Konsolidasi Domokrasi Manyampaikan harapanya agar Bawaslu kabupaten Melawi tetap aktif dan konsisten dalam melakukan sosialisasi kepada semua pihak, untuk melakukan pencegahan sehingga dapat meminimalisir terjadinya dugaan pelanggran saat tahapan pemilu maupun pemilihan.
“Bawaslu Melawi tetap malaksankan sosialisasi dan aktif untuk melakukan pencegahan kepada semua pihak untuk mencegah terjadinya dugaan pelanggaran yang terjadi saat tahapan pemilu dan pilkada, ujarnya.”
Cici Marlina menambahkan, untuk mendukung penyelengaran pemilu yang baik, berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan politisasi isu SARA yang dapat merusak persatuan dan mengganggu stabilitas keamana.
“Kami berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan politisasi isu SARA yang dapat merusak persatuan dan mengganggu stabilitas keamanan, tambahannya”.
Adapun hasil dari Konsolidasi demokrasi dalam menjamin penyelengaraan pemilihan umum di luar tahapan yang aman, tertib dan beringritas di kabupaten melawi sebagai berikut:
a. Konsolidasi demokrasi di luar tahapan pemilu bertujuan untuk merangkul semua pihak untuk terlibat dalam pengawasan partisipatif pemilu.
b. Bawaslu kabupaten Melawi Mengajak Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dan alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif untuk mengawasi dan menggawal terkait Pemuktahiran Daftar Pemilih Berkelanjutan yang aman, kondisif dan Beringritas.
c. Bawaslu Kabupaten Melawi Memaksimalkan pengawasan dan pencegahan pada tahapan Pemuktahiran Daftar pemilih Berkelanjutan sehingga sangat membutuhkan partisipasi dari semua pihak untuk berkolaborasi dalam mengawasi tahapan tersebut.
d. Untuk mencegah terjadinya dugaan pelangaran di semua tahapan maka sangat penting untuk Bawaslu Kabupaten Melawi melakukan konsolidasi demokrasi kepada semua pihak agar dapat mengcegah dan menimimaliasir potensi dugaan pelangaran pemilu dan/atau pemilihan.
e. Deteksi Dini Potensi GangguanMelalui forum konsolidasi ini, kita mendorong adanya pemetaan kerawanan demokrasi, sehingga potensi konflik dapat dicegah sejak dini.
f. Edukasi Politik kepada Masyarakat Penting bagi kita semua untuk terus memberikan literasi politik yang sehat, menangkal hoaks, ujaran kebencian, serta provokasi yang dapat memecah persatuan.
g. Menjaga Netralitas dan Integritas Baik penyelenggara, aparat, maupun stakeholder lainnya harus menjaga netralitas serta integritas demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas.
h. Mewujudkan Situasi Kondusif di Daerah Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Melawi merupakan prasyarat utama bagi terselenggaranya demokrasi yang aman dan damai















