Berita  

Perpani Melawi Gelar Pelatihan Wasit Jelang Kejurda Panahan Kalbar 2025

banner 728x250

Melawi – Perpani Melawi resmi menggelar Pelatihan Wasit Panahan Tingkat Dasar Tahun 2025 sebagai langkah persiapan menuju Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panahan Kalimantan Barat 2025. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 15–16 November 2025 di Desa Kenual dan menjadi salah satu program penting untuk memastikan kesiapan Kabupaten Melawi sebagai tuan rumah Kejurda yang dijadwalkan pada 17–23 Desember 2025.

Pelatihan ini digelar di bawah koordinasi Perpani Melawi, menghadirkan sepuluh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, namun memiliki ketertarikan dan komitmen untuk terlibat dalam dunia perwasitan panahan. Para wasit yang dibentuk nantinya akan bertugas memimpin jalannya pertandingan di Lapangan Panahan Perpani Melawi, lokasi utama pelaksanaan Kejurda Panahan Kalbar 2025.

Kegiatan pelatihan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Disporapar Melawi, Jhon Welly menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap upaya Perpani Melawi dalam meningkatkan kualitas perwasitan di daerah.

Menurutnya, Melawi masih sangat kekurangan wasit panahan, sehingga pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan dan kesiapan penyelenggaraan Kejurda.

Jhon Welly berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius agar ketika turun ke lapangan nantinya mampu menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan sesuai standar nasional.

Sementra itu, Ketua Perpani Melawi, Widya Rima, menyampaikan bahwa pelatihan ini memang diproyeksikan secara khusus untuk menyambut Kejurda Panahan Kalbar 2025. Ia mengungkapkan, jumlah peserta yang terlibat sebanyak 10 orang, yang nantinya akan menjadi bagian dari perangkat pertandingan.

 

Ia memperkirakan Kejurda tahun ini akan diikuti sekitar 500 atlet panahan dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Dengan jumlah peserta sebesar itu, kebutuhan wasit yang mumpuni menjadi sangat penting agar seluruh rangkaian pertandingan berlangsung lancar, adil, dan tertib.

 

“Kami mempersiapkan tidak hanya venue dan pelaksanaan, tetapi juga SDM perangkat pertandingan. Dengan pelatihan ini, diharapkan para calon wasit benar-benar siap saat Kejurda nanti,” ujarnya.

Untuk memastikan peserta memahami aspek teknis dan regulasi perwasitan, Perpani Melawi menghadirkan instruktur dari Perpani Provinsi Kalbar bidang perwasitan. Davva Candra Meddy yang bertindak sebagai pelatih menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung dalam dua sesi utama.

Hari pertama difokuskan pada pemberian materi teori. Pada hari kedua, peserta langsung dibawa ke lapangan untuk mengikuti sesi praktek perwasitan, termasuk simulasi pertandingan.

Davva menegaskan pentingnya konsistensi, ketelitian, dan pemahaman regulasi bagi seorang wasit panahan. “Wasit adalah pengendali jalannya pertandingan. Semua harus paham aturan, dan yang paling penting mampu menerapkannya secara tepat di lapangan,” pungkasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250